Belajar euy

Belajar dan Berbagi...

  • Home
  • About Me
  • Pelajaran
    • SD
      • IPA
      • Materi UN
    • SMP
      • IPA
      • Materi UN
    • SMA
  • Praktikum
  • AMALINA
    • Kelas
      • Equuleus
      • Eridanus
      • Delphinus
      • Antlia
      • Aquuila
      • Auriga
    • Kelas 9
  • Download
  • VCT
Kelas 7
Unsur, Senyawa, Campuran (download)
Latihan UAS  ( Download )

Kelas 8
Sistem Gerak ( Download - Download )
Sistem Pencernaan ( Download  - Download )
Latihan UAS  ( Download )

Kelas 9
Sistem saraf (awal) (Download - Download)
Gametogenesis dan Siklus Menstruasi ( Download - Download )
Bioteknologi ( Download - Download )
Latihan UAS (Download )
0
Share
Konfigurasi elektron ialah suatu susunan atom berdasarkan kulit-kulit atom tersebut. setiap kulit atom dapat terisi oleh atom yang beragam. ketentuannya adalah

dengan ketentuan n adalah nomor kulit
Jumlah maksimum tiap-tiap elektron dalam setiap kulit














Aturan-aturan dalam pengisian konfigurasi elektron:
1. Pengisian dimulai dari tingkat energi paling rendah ketingkat energi paling tinggi dari kulit K, L, M, dan seterusnya
2. Jika jumlah elektron yang tersisa kurang dari 8 atau 8, maka ditempatkan di kulit selanjutnya
3. Jumlah maksimum pada kulit terluar adalah 8.
0
Share

Apakah yang terlintas di fikiran kalian jika mendengar kata atom? 


http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQl3htlZn864FzLZLm0i9bUqc-SsQNqeHUm2rntabRAmg5MPu5T 
Ok, mari kita bahas tentang apa itu atom.  Atom adalah suatu satuan dasar materi, yang terdiri atas inti atom serta awan elektron bermuatan negatif yang mengelilinginya. Inti atom terdiri atas proton yang bermuatan positif, dan neutron yang bermuatan netral (kecuali pada inti atom Hidrogen-1, yang tidak memiliki neutron). Elektron-elektron pada sebuah atom terikat pada inti atom oleh gaya elektromagnetik. Sekumpulan atom demikian pula dapat berikatan satu sama lainnya, dan membentuk sebuah molekul. Atom yang mengandung jumlah proton dan elektron yang sama bersifat netral, sedangkan yang mengandung jumlah proton dan elektron yang berbeda bersifat positif atau negatif dan disebut sebagai ion. Atom dikelompokkan berdasarkan jumlah proton dan neutron yang terdapat pada inti atom tersebut. Jumlah proton pada atom menentukan unsur kimia atom tersebut, dan jumlah neutron menentukan isotop unsur tersebut.
Atom ada pada setiap benda, baik itu benda hidup ataupun benda mati.
Pertanyaan yang terlintas sekarang adalah, siapa yang menemukan atom? 
Pada tahun 1803, John Dalton mengemukakan mengemukakan pendapatnaya tentang atom. Teori atom Dalton didasarkan pada dua hukum, yaitu hukum kekekalan massa (hukum Lavoisier) dan hukum susunan tetap (hukum prouts). Lavosier mennyatakan bahwa "Massa total zat-zat sebelum reaksi akan selalu sama dengan massa total zat-zat hasil reaksi". Sedangkan Prouts menyatakan bahwa "Perbandingan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa selalu berikut:

1. Atom merupakan bagian terkecil dari materi yang sudah tidak dapat dibagi lagi

2. Atom digambarkan sebagai bola pejal yang sangat kecil, suatu unsur memiliki atom-atom yang identik dan berbeda untuk unsur yang berbeda

3. Atom-atom bergabung tetap". Dari kedua hukum tersebut Dalton mengemukakan pendapatnya tentang atom sebagai membentuk senyawa dengan perbandingan bilangan bulat dan sederhana. Misalnya air terdiri atom-atom hidrogen dan atom-atom oksigen 4. Reaksi kimia merupakan pemisahan atau penggabungan atau penyusunan kembali dari atom-atom, sehingga atom tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan.

Hipotesa Dalton digambarkan dengan model atom sebagai bola pejal seperti pada tolak peluru. Seperti gambar berikut ini:

 
Kelebihan dan Kekurangan Model Atom John Dalton

Kelebihan
Mulai membangkitkan minat terhadap penelitian mengenai model atom

Kelemahan
Teori atom Dalton tidak dapat menerangkan suatu larutan dapat menghantarkan arus listrik.Berarti ada partikel lain yang dapat menghantarkan arus listrik.

B. Model Atom J.J.Thomson
Berdasarkan penemuan tabung katode yang lebih baik oleh William Crookers, maka J.J. Thomson meneliti lebih lanjut tentang sinar katode dan dapat dipastikan bahwa sinar katode merupakan partikel, sebab dapat memutar baling-baling yang diletakkan diantara katode dan anode.
Dari hasil percobaan ini, Thomson menyatakan bahwa sinar katode merupakan partikel penyusun atom (partikel subatom) yang bermuatan negatif dan selanjutnya disebut elektron.
Atom merupakan partikel yang bersifat netral, oleh karena elektron bermuatan negatif, maka harus ada partikel lain yang bermuatan positif untuk menetrallkan muatan negatif elektron tersebut.
Dari penemuannya tersebut, Thomson memperbaiki kelemahan dari teori atom dalton dan mengemukakan teori atomnya yang dikenal sebagai Teori Atom Thomson.
Yang menyatakan bahwa: “Atom merupakan bola pejal yang bermuatan positif dan didalamya tersebar muatan negatif elektron”
Model atom ini kemudian disebut sebagai “plum pudding model” yang lebih dikenal sebagai model roti kismis. Model atom Thomson dapat digambarkan sebagai berikut:

Kelemahan: Kelemahan model atom Thomson ini tidak dapat menjelaskan susunan muatan positif dan negatif dalam bola atom tersebut.

C. Model Atom Rutherford
Rutherford bersama dua orang muridnya (Hans Geiger dan Erners Masreden) telah ditemukan adanya partikel alfa, yaitu partikel yang bermuatan positif dan bergerak lurus, berdaya tembus besar sehingga dapat menembus lembaran tipis kertas. Percobaan tersebut sebenarnya bertujuan untuk menguji pendapat Thomson, yakni apakah atom itu betul-betul merupakan bola pejal yang positif yang bila dikenai partikel alfa akan dipantulkan atau dibelokkan. Dari pengamatan mereka, didapatkan fakta bahwa apabila partikel alfa ditembakkan pada lempeng emas yang sangat tipis, maka sebagian besar partikel alfa diteruskan (ada penyimpangan melakukan percobaan yang dikenal dengan hamburan sinar alfa (λ) terhadap lempeng tipis emas. Sebelumya sudut kurang dari 1°), tetapi dari pengamatan Marsden diperoleh fakta bahwa satu diantara 20.000 partikel alfa akan membelok sudut 90° bahkan lebih.

Berdasarkan gejala-gejala yang terjadi, diperoleh beberapa kesipulan beberapa berikut:
Atom bukan merupakan bola pejal, karena hampir semua partikel alfa diteruskan
Jika lempeng emas tersebut dianggap sebagai satu lapisanatom-atom emas, maka didalam atom emas terdapat partikel yang sangat kecil yang bermuatan positif.
Partikel tersebut merupakan partikelyang menyusun suatu inti atom, berdasarkan fakta bahwa 1 dari 20.000 partikel alfa akan dibelokkan. Bila perbandingan 1:20.000 merupakan perbandingan diameter, maka didapatkan ukuran inti atom kira-kira 10.000 lebih kecil daripada ukuran atom keseluruhan.

Berdasarkan fakta-fakta yang didapatkan dari percobaan tersebut, Rutherford mengusulkan model atom yang dikenal dengan Model Atom Rutherford yang menyatakan bahwa Atom terdiri dari inti atom yang sangat kecil dan bermuatan positif, dikelilingi oleh elektron yang bermuatan negatif. Rutherford menduga bahwa didalam inti atom terdapat partikel netral yang berfungsi mengikat partikel-partikel positif agar tidak saling tolak menolak.

Model atom Rutherford dapat digambarkan sebagai beriukut:

Kelemahan Model Atom Rutherford

Kelebihan
Membuat hipotesa bahwa atom tersusun dari inti atom dan elektron yang mengelilingi inti

Kelemahan
Tidak dapat menjelaskan mengapa elektron tidak jatuh ke dalam inti atom. Berdasarkan teori fisika, gerakan elektron mengitari inti ini disertai pemancaran energi sehingga lama - kelamaan energi elektron akan berkurang dan lintasannya makin lama akan mendekati inti dan jatuh ke dalam inti Ambilah seutas tali dan salah satu ujungnya Anda ikatkan sepotong kayu sedangkan ujung yang lain Anda pegang. Putarkan tali tersebut di atas kepala Anda. Apa yang terjadi? Benar. Lama kelamaan putarannya akan pelan dan akan mengenai kepala Anda karena putarannya lemah dan Anda pegal memegang tali tersebut. Karena Rutherford adalah telah dikenalkan lintasan/kedudukan elektron yang nanti disebut dengan kulit.

D. Model Atom Niels Bohr

Seorang Fisikawan Denmark, Niels Bohr (1885-1962) mengembangkan kekurangan teori atom yang dikemukakan oleh Rutherford. Model atom Rutherford menyatakan bahwa atom terdiri dari inti yang bermuatan positif dengan elektron yang mengelilingi inti tersebut, model atom ini bisa juga dipandang seperti system tata surya kita dimana matahari sebagai inti dan planet-planet sebagai elektron.

Menurut fisika klasik, obyek bermuatan yang mengalami percepatan akan mengemisikan energi. Dari model atom Rutherford, elektron bergerak mengelilingi inti dengan lintasan berbentuk lingkaran. Kita tahu bahwa benda cenderung untuk bergerak dengan lintasan lurus, agar membentuk lintasan berbentuk lingkaran maka elektron tersebut secara konstan akan merubah arah geraknya, dengan demikian elektron mengalamai percepatan yang konstan, sebagai akibat dari peristiwa ini seperti halnya yang dikemuakan oleh teori fisika klasik diatas maka elektron seharusnya kehilangan energi dalam bentuk emisi cahaya, sehingga lama-kelamaan elektron akan jatuh ke inti.

Apakah hal ini betul-betul terjadi? Tentu saja tidak, sebab kenyataannya atom-atom yang ada di alam semesta dalam keadaan yang stabil. Oleh sebab itulah maka Bohr berbendapat bahwa teori fisika klasik tidak bisa dipergunakan untuk menjelaskan model atom.

Pada tahun 1913 Bohr mengemukakan bahwa:

• Electron dalam atom hydrogen bergerak mengelilingi inti pada orbit dengan jarak tertentu dan tingkatan energi energi pada saat dia berpindah dari satu orbit ke orbit yang lain, energi akan diabsorbsi atau tertentu pula.
• Selama elektron mengelilingi inti maka elektron tidak akan kehilangan energi. Elektron hanya kehilangan atau mendapatkan diemisikan dalam bentuk radiasi elektromagnetik dengan frekuensi tertentu.
• Untuk menjelaskan model atomnya ini Bohr menggunakan atom hydrogen sebagai model, dia mampu menghitung radius setiap orbit yang ada di atom hydrogen sekaligus menghitung tingakatan energinya, dan yang lebih penting lagi hal ini sesuai dengan kisaran data hasil eksperimen yang ditunjukan oleh spectrum garis atom hydrogen.

Tingkatan energi dalam atom hydrogen dihitung dengan rumus:
E = -2.178×10-18 J ( Z2/n2)
Dimana n adalah bilangan bulat, dan Z adalah muatan inti. Model atom bohr hanya berlaku untuk atom hydrogen dan atom-atom dengan konfigurasi seperti hydrogen, contohnya ion Li+ dan ion He+.

Gambar Model Atom Niels Bohr:



Kelemahan model atom Bohr:
1. Lintasan electron yg sebenarnya, masih mempunyai sub kulit orbital bukan hanya berupa lingkaran, jadi tidak sesederhana teori Bohr
2. Model atom Bohr hanya dapat menerangkan model atom hydrogen, belum dapat menerangkan model atom berelektron banyak
3. Teori Bohr tidak dapat menerangkan kejadian-kejadian dalam kimia dengan baik, termasuk pengaruh medan magnetik terhadap atom

KElebihan model atom Bohr:
1. Elektron tidak mengorbit mengelilingi inti melalui sembarang lintasan, tapi hanya melalui lintasan tertentu dengan momentum sudut tertentu tanpa melepaskan energi (= Lintasan Stasioner )
2. Elektron dapat berpindah hanya dengan melepaskan dan menyerap energi sebesar hf (energi foton)

E. Model Atom Modern

Model atom mekanika kuantum dikembangkan oleh Erwin Schrodinger (1926).Sebelum Erwin Schrodinger, seorang ahli dari Jerman Werner Heisenberg mengembangkan teori mekanika kuantum yang dikenal dengan prinsip ketidakpastian yaitu “Tidak mungkin dapat ditentukan kedudukan dan momentum suatu benda secara seksama pada saat bersamaan, yang dapat ditentukan adalah kebolehjadian menemukan elektron pada jarak tertentu dari inti atom”.

Daerah ruang di sekitar inti dengan kebolehjadian untuk mendapatkan elektron disebut orbital. Bentuk dan tingkat energi orbital dirumuskan oleh Erwin Schrodinger.Erwin Schrodinger memecahkan suatu persamaan untuk mendapatkan fungsi gelombang untuk menggambarkan batas kemungkinan ditemukannya elektron dalam tiga dimensi.

Model atom dengan orbital lintasan elektron ini disebut model atom modern atau model atom mekanika kuantum yang berlaku sampai saat ini, seperti terlihat pada gambar berikut ini.


Awan elektron disekitar inti menunjukan tempat kebolehjadian elektron. Orbital menggambarkan tingkat energi elektron. Orbital-orbital dengan tingkat energi yang sama atau hampir sama akan membentuk sub kulit. Beberapa sub kulit bergabung membentuk kulit.Dengan demikian kulit terdiri dari beberapa sub kulit dan subkulit terdiri dari beberapa orbital. Walaupun posisi kulitnya sama tetapi posisi orbitalnya belum tentu sama.

Ciri khas model atom mekanika gelombang
Gerakan elektron memiliki sifat gelombang, sehingga lintasannya (orbitnya) tidak stasioner seperti model Bohr, tetapi mengikuti penyelesaian kuadrat fungsi gelombang yang disebut orbital (bentuk tiga dimensi darikebolehjadian paling besar ditemukannya elektron dengan keadaan tertentu dalam suatu atom)
Bentuk dan ukuran orbital bergantung pada harga dari ketiga bilangan kuantumnya. (Elektron yang menempati orbital dinyatakan dalam bilangan kuantum tersebut)
Posisi elektron sejauh 0,529 Amstrong dari inti H menurut Bohr bukannya sesuatu yang pasti, tetapi bolehjadi merupakan peluang terbesar ditemukannya elektron

Kelemahan Model Atom Modern
Persamaan gelombang Schrodinger hanya dapat diterapkan secara eksak untuk partikel dalam kotak dan atom dengan elektron tunggal
0
Share











diatas merupakan contoh dari proyek ekosistem..
2
Share
Salam..
Selamat siang semuanya, setelah sekian lama tidak update software hari ini saya akan kasih software yang namanya Kvisoft FlipBook Maker Pro v3.6.10 plus keygennya. Bagi yang tidak tahu ini software apa saya kasih tau, software ini buat kita buat file pdf, jpg, swf, dan video menjadi flipbook. seperti gambar dibawah ini :
Tampak awal

contoh hasil flipbooknya


dalam aplikasi ini kita bisa memasukkan video, flash, gambar, pdf, audio/suara/lagu, dll. Dan yang paling menarik adalah setelah kita publish, hasil kerjaan kita bisa dibuka di komputer yang tidak mempunyai aplikasi ini. 
Yang berminat silahkan download disini atau disini
Untuk tutorialnya, nanti saya akan update lagi lain kesempatan. terimakasih

Selamat mencoba..
0
Share


1.      Dasar Teori
Persaingan adalah suatu tipe hubungan antara jenis yang terjadi pada dua atau lebih individu organisme hewan maupun tumbuhan. Persaingan yang dilakukan oleh hewan sagat berlainan bila dibandingkan dengan tumbuhan. Pada dasarnya persaingan yang dilakukan oleh tumuhan tidak dilakukan secara fisik, lain halnya seperti yang dilakukan oleh hewan atau manusia. Dalam praktikum ini akan dibatasi pada tipe persaingan yang dilakukan oleh tumbuhan.
Di alam persaingan yang dilakukan oleh tumbuhan dapat terjadi antara individu-individu dari satu jenis yang sama (intra spesifik) atau individu-individu dari jenis yang berbeda (interspesifik). Persaingan ini terjadi dikarenakan individu-individu tersebut mempunyai kebutuhan yang sama terhadap faktor-faktor tertentu yang tidak tersedia dalam jumlah yang cukup di dalam lingkungannya seperti makanan, tempat hidup, chaya, oksigen, air dan lain-lain. Akibat dari persaingan ini kedua belah pihak akan saling mempengaruhi laju pertumbuhannya dan akan menurunkan produksi yang dihasilkannya.
Studi mengenai kompetisi interspesifik pada tanaman dapat memberikan informasi yang berharga untuk mengungkapkan faktor-faktor yang membatasi distribusi suatu spesies atau keberhasilan tumbuhnya spesies pada suatu wilayah.
2.      TUJUAN PRAKTIKUM
Mempelajari kompetisi interspesifik secara langsung diantara dua jenis tumbuhan yang berbeda pada suatu wilayah (tempat) yang terbatas.
3.      BAHAN DAN ALAT
1. Polibag atau pot tanaman
3. Biji kacang hijau dan jagung
2. Mistar
4. Air
4.      PROSEDUR KERJA
  1. Sediakan beberapa pot plastik atau polibag yang telah diisi dengan tanah
  2. Pilih biji kacang hijau dan jagung yang masih baik
  3. Tanamlah biji tersebut ke dalam pot/polibag yang sudah disediakan dengan pengaturan penanaman (perlakuan) sebagai berikut:
2 biji kacang hijau dan 2 biji jagung
4 biji kacang hijau sebagai kontrol
4 biji jagung sebagai kontrol
  1. Penyiraman dilakukan setiap hari sampai tanaman berumur 4 minggu.
  2. Pengukuran tinggi dilakukan pada waktu tanaman berumur 4 minggu, setelah itu dipanen dan ditimbang bobot tanaman tanpa akar (berat basah dan berat kering udara).
  3. Bandingkan tinggi dan bobot antara tanaman kontrol dengan yang diberi perlakukan.
  4. Buatlah diagram pertumbuhannya dalam kertas grafik.

Catatan: contoh lembar data pengamatan

Pengamatan (Minggu)
Perlakuan/Ulangan ke
A
B
C
1
2
3
1
2
3
1
2
3
1









2









3









4










0
Share
1. Amphibia hidup didua alam, yaitu darat dan air. Maksud dari dua alam tersebut adalah....
2. Apa yang dimaksud dengan kosmopolit dalam tumbuhan lumut....
3. Sebutkan cara paku menghasilkan spora!
4. Sebutkan ciri-ciri Hydra...
5. Apa ciri-ciri dari planaria ...
6. Apa ciri-ciri dari nematoda ...
7. Penyakit kaki gajah disebabkan oleh apa? sebutkan!
8. Moluska penghasil mutiara adalah....
9. Sebutkan kelas Arthropoda ...
10. Sebutkan alat gerak pada laba-laba ...
11. Sebutkan kelas dari Echinodermata berikut ciri-cirinya...
12. Gambarkan daur hidup paku !
13. Spora pada paku dihasilkan pada daerah ?
14. Sebutkan contoh dari tanaman dikotil dan monokotil ! (2 contoh)
15. Sebutkan organisme khas pada struktur fisik bioma danau! (Zona litoral. Zona Limnetik dan zona propundal) !
0
Share

Sistem respirasi  mencakup semua proses pertukaran gas yang terjadi antara atmosfir melalui rongga hidung ke faring ke laring ke trakea ke bromkus ke paru-paru ke alveolus ke sel-sel melalui dinding kapiler darah. Respirasi terdiri dari dua  Respirasi eksterna adalah pertukaran O2 dan CO2 antara alveoli paru-paru dengan darah kapiler di sekitar alveoli.
Respirasi internal adalah Pertukaran O2 dan CO2 antara darah di kapiler tubuh dengan sel-sel jaringan tubuh
a.       Mekanisme pernapasan
   Pernapasan dada atau costal breathing. Inspirasi dimulai dari otot iterkostalis eksterna yang berkontraksi. Akibatnya, tulang-tulang rusuk terangkat ke atas dan menyebabkan rongga dada dan volume paru-paru membesar. Sebaliknya, ketika ekspirasi otot interkostalis internal berelaksasi sehingga tulang-tulang rusuk menjad turun dan volume rongga dada pun menurun.
   Pernapasan perut atau diaphragmatic breathing. Inspirasi dimuali abdomen bergerak ke arah luar sebagai akibat berkontraksinya otot diafragma yang turun ke bawah secara mendatar, sehingga rongga dada membesar dan menurunkan tekanan udara di paru-paru Pada saat ekspirasi otot-otot diafragma berelaksasi dengan cara mengendur dan cenderung melengkung ke atas. Akibatnya, tekanan udara di dalam paru-paru menjadi lebih tinggi karena volume rongga dada maupun rongga paru-paru mengecil.
b.      Organ-organ sistem pernafasan
Organ –organ sistem pernafasan adalah:
1.      Hidung
Struktur berongga yang disebut dengan rongga hidung (cavum nasalis). Memiliki rambut pendek dan tebal untuk menyaring udara dan menangkap kotoran yang masuk bersama udara.
2.      Faring
 Tempat persimpangan antara saluran pernapasan pada bagian depan (anterior) dan saluran pencernaan pada bagian belakang (posterior).
3.      Laring
Laring atau tekak (jakun) terdapat di bagian belakang (posterior) faring. Organ ini terdiri atas 9 susunan tulang rawan (kartilago) yang berbentuk kotak. 
0
Share
Kelas/Semester : XII SMA / Semester II
Standar  Kompetensi :
Memahami prinsip-prinsip dasar bioteknologi serta implikasinya pada salingtemas (sains, lingkungan, teknologi, dan masyarakat)
Kompetensi Dasar :
     Menjelaskan arti, prinsip dasar, dan jenis-jenis Bioteknologi

Tujuan Praktikum :

     1. Untuk mengetahui cara penerapan bioteknologi dengan fermentasi tapai.

     2.  Untuk mengetahui bagaimana proses pembuatan tapai ketan dan tapai singkong.

 

Dasar Teori :

Pengertian tape
Tape merupakan makanan fermentasi tradisional yang sudah tidak asing lagi.  Tape dibuat dari beras, beras ketan, atau dari singkong (ketela pohon).
Berbeda dengan makanan-makanan fermentasi lain yang hanya melibatkan satu mikroorganisme yang berperan utama, seperti tempe atau minuman alkohol, pembuatan tape melibatkan banyak mikroorganisme. Inokulum tape, atau sering disebut ragi tape, telah lama diteliti.
Tapai merupakan makanan selingan yang cukup popular di Indonesia dan Malaysia. Pada dasarnya ada dua tipe tapai, tapai ketan dan tapai singkong. Tapai memiliki rasa manis dan sedikit mengandung alkohol, memiliki aroma yangmenyenangkan, bertekstur lunak dan berair . Tapai sebagai produk makanan cepat rusak karena adanya fermentasi lanjut setelah kondisi optimum fermentasi tercapai, sehingga harus segera dikonsumsi. Namun demikian jika disimpan dalam tempat yang dingin maka akan dapat bertahan selama dua minggu. Hasil dari fermentasi lanjut adalah produk yangasam beralkohol, yang tidak enak lagi untuk dikonsumsi.


Proses Fermentasi
Fermentasi adalah proses produksi energi dalam sel dalam keadaan anaerobik (tanpa oksigen). Secara umum, fermentasi adalah salah satu bentuk respirasi anaerobik,akan tetapi, terdapat definisi yang lebih jelas yang mendefinisikan fermentasi sebagai respirasi dalam lingkungan anaerobik dengan tanpa akseptor elektron eksternal. Reaksi dalam fermentasi berbeda-beda tergantung pada jenis gula yang digunakan danproduk yang dihasilkan.
Secara singkat, glukosa (C6H12O6) yang merupakan gula paling sederhana, melalui fermentasi akan menghasilkan etanol (2C2H5OH). Reaksi fermentasi ini dilakukan oleh ragi, dan digunakan pada produksi makanan.
Persamaan Reaksi Kimia C6H12O6 à 2C2H5OH + 2CO2 + 2ATP
(Energi yang dilepaskan : 118 kJ per mol) Dijabarkan sebagai Gula (glukosa, fruktosa, atau sukrosa) àAlkohol (etanol) + Karbon dioksida + Energi(ATP) Jalur biokimia yang terjadi, sebenarnya bervariasi tergantung jenis gula yang terlibat, tetapi umumnya melibatkan jalur glikolisis, yang merupakan bagian dari tahap awal respirasi aerobik pada sebagian besar organisme.Jalur terakhir akan bervariasitergantung produk akhir yang dihasilkan.
Fermentasi yang baik dilakukan pada suhu 28-300C dan membutuhkan waktu 45 jam. Fermentasi dapat diperlambat jika dingin.
Fermentasi yang tertutup akan mencegah terjadinya kontaminasi. Tujuan fermentasi adalah menghasilkan suatu produk (bahan pakan) yang mempunyai kandungan nutrisi,tekstur, biological availability yang lebih baik serta menurunkan zat anti nutrisinya.

Ragi Tape
Ragi, yang umumnya berbentuk bulat pipih dengan diameter 4-6 cm dan ketebalan 0,5 cm. Tidak diperlukan peralatan khusus untuk produksi ragi, tetapi formulasi bahan yang digunakan pada umumnya tetap menjadi rahasia di setiap pengusaha ragi. Ragi dipanen setelah 2-5 hari,tergantung dari suhu dan kelembaban. Produk akhir akan berbentuk pipih kering dan dapat disimpan dalam waktu lama. Tidak ada faktor lingkungan yang dikendalikan. Mikroorganisme yang diharapkan maupun kontaminan dapat tumbuh bersama-sama. 
Di dalam ragi ini terdapat mikroorganisme yang  dapat mengubah karbohidrat (pati) menjadi gula sederhana (glukosa) yang  selanjutnya diubah lagi menjadi alkohol. Beberapa jenis khamir yang terdapat dalam ragi untuk tapai singkong adalah  Saccharomyces elipsoides atau Endomycopsis fibulegera. Sementara untuk tapai ketan menggunakan Saccharomyces cereviseae atau Endomycopsis fibulegera Pada dasarnya pembuatan ragi merupakan teknik dalam memperbanyak mikroorganisme yang berperan dalam pembuatan tape. Perbanyakan ini dilakukan  dalam suatu medium tertentu dan setelah cukup banyak mikroba yang tumbuh, pertumbuhannya dihentikan serta dibuat dalam keadaan istirahat, baik dalam bentuk  sel maupun dalam bentuk sporanya. Penghentian pertumbuahan mikroba tersebut  dilakukan dengan cara mengeringkan medium tumbuhnya.

Keunggulan kandungan gizi tapai
Fermentasi tapai dapat meningkatkan kandungan Vitamin B1 (tiamina) hingga tiga kali lipat. Vitamin ini diperlukan oleh sistem saraf, sel otot, dan sistem pencernaan agar dapat berfungsi dengan baik. Karena mengandung berbagai macam bakteri baik´yang aman dikonsumsi, tapai dapat digolongkan sebagai sumber probiotik bagi tubuh. Cairan tapai dan tapai ketan diketahui mengandung bakteri asam laktat sebanyak ± satujuta per mililiter atau gramnya. Produk fermentasi ini diyakini dapat memberikan efek menyehatkan tubuh, terutama sistem pencernaan, karena meningkatkan jumlah bakteri dalam tubuh dan mengurangi jumlah bakteri jahat. Kelebihan lain dari tapai adalah kemampuannya tapai mengikat dan mengeluarkan aflatoksin dari tubuh.
Aflaktosin merupakan zat toksik atau racun yangdihasilkan oleh kapang, terutama Aspergillus flavus. Toksik ini banyak kita jumpai dalamkebutuhan pangan sehari-hari, seperti kecap. Konsumsi tapai dalam batas normal diharapkan dapat mereduksi aflatoksin tersebut. Di beberapa negara tropis yang mengkonsumsi singkong sebagai karbohidrat utama, penduduknya rentan menderita anemia. Hal ini dikarenakan singkong mengandung sianida yang bersifat toksik dalam tubuh manusia. Konsumsi tapai dapat mencegah terjadinya anemia karena mikroorganisme yang berperan dalam fermentasinya mampu menghasilkan vitamin B12.

Kelemahan Tapai
Konsumsi tapai yang berlebihan dapat menimbulkan infeksi pada darah dangangguan sistem pencernaan. Selain itu, beberapa jenis bakteri yang digunakan dalam pembuatan tapai berpotensi menyebabkan penyakit pada orang-orang dengan sistem imun yang terlalu lemah seperti anak-anak balita, kaum lanjut usia, atau penderita HIV. Untuk mengurangi dampak negatif tersebut, konsumsi tapai perlu dilakukan secara terkendali dan pembuatannya serta penyimpanannya pun dilakukan dengan higienis.

 

Alat dan Bahan

     Tapai Ketan

Alat:                                                                    Bahan:

1.    Kompor                                                          1. Beras ketan     

2.    Sendok                                                           2. Ragi tapai ketan secukupnya.

3.    Baskom                                                          3. Air secukupnya

4.    Nampan

5.    Panci

    

     Tapai Singkong

Alat:                                                                    Bahan          

1.    Kompor                                                          1. Singkong 1 kg

2.    Baskom                                                          2. Ragi tapai singkong secukupnya

3.    Panci                                                              3.  Daun pisang

4.    Pisau                                                               4. Air secukupnya

5.    Piring

6.    Sendok dan Garpu

 

Langkah Kerja :

    

Tapai Ketan

1.    Siapkan semua bahan.

2.    Cuci beras ketan hingga bersih lalu ketan tersebut direndam selama 2 jam.

3.    Tiriskan ketan lalu kukus setengah jam.

4.    Ketan dicuci kembali, lalu didinginkan dan dikukus kembali hingga matang

5.    Setelah matang, letakkan ketan di atas nampan dan tunggu hingga dingin.

6.    Taburkan ragi di atas ketan yang telah dingin.

7.    Tetakkan di tempat yang tertutup rapat, biarkan selama 2-3 hari.

                                                             

Tapai Singkong

1.      Potong singkong sesuai keinginan.
2.      Singkong dikupas dan dikerik lalu cuci sampai bersih.
3.      Rebus singkong  sampai matang dan dinginkan diatas nampan.
4.      Setelah dingin, taburkan ragi dan balik-balikkan singkong sampai ragi rata.
5.      Siapkan panci yang telah dialasi dengan daun pisang, susun singkong lalu tutup dengan lapisan daun pisang.
6.      Tutup rapat dan diamkan selama 2-3 hari.
Hasil Pengamatan :
Tapai Ketan
Hari
Proses
Pengamatan
1
Sebelum di cuci
Kotor dan sedikit berbau
Setelah di cuci
Bersih dan bau berkurang
Pengukusan
Sebelum Pengukusan
Berupa beras ketan
Setelah Pengukusan pertama
Berupa beras ketan yang belum begitu matang
Setelah dicuci bersih dan dikukus kembali
Ketan sudah matang
Pendinginan
Menjadi tidak panas, ragi siap untuk ditaburkan
Penaburan ragi
Terdapat bercak putih yang berasal dari ragi
3
Tapai ketan yang selesai difermentasi
Tapai ketan yang telah difermentasi
Tercium aroma khas tapai ketan, ketan menjadi lebih empuk, dan terdapat sedikit air.
Tapai Singkong
Hari
Proses
Pengamatan
1
Sebelum dikupas
Kotor, terdapat kulit luar yang kasar dan terdapat banyak tanah di permukaannya.
Setelah dikupas dan dikerik
Kotor (lebih bersih dari semula), tampak daging singkong berwarna putih, kesat
Setelah dicuci
Bersih dan tampak lebih mengkilap
Pengukusan
Sebelum pengukusan
Singkong agak keras
Setelah pengukusan
Singkong menjadi empuk, agak panas dan tercium aroma yang sedap.
Pendinginan
Menjadi tidak panas, ragi siap untuk ditaburkan
Penaburan ragi
Warna singkong menjadi keputih-putihan

Tapai singkong yang selesai difermentasi
Tapai singkong yang telah difermentasi
Tapai menjadi empuk, tercium aroma yang khas, terasa agak manis.
Yang ingin mempelajari lebih lanjut silahkan download disini
0
Share
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

Popular Posts

  • Primary biliary cirrhosis (PBC)
            Gambar diambil dari  http://medlibes.com      Primary biliary cirrhosis (PBC) adalah penyakit di mana saluran empedu dalam h...
  • Apakah virus termasuk makhluk hidup?
    Gambar diambil dari cnbcindonesia Pandemi virus Corona bikin pusing semua orang. Satu dunia dibikin repot oleh makhluk yang super ...
  • Fotosintesis (Uji Sachs)
    Kelas/Semester : VIII SMP , Semester 1 Standar Kompetensi : siswa memahami proses fotosintesis pada tumbuhan hijau Kompetensi dasar ...
  • 17/18 - Quiz Pencemaran Lingkungan
    Silahkan diisi tugas liburannya dengan baik dan benar ! Memuat...
Panduan Praktikum SMP Software Kelas VIII Sel Biologi Umum Download Genetika Delphinus Equuleus Eridanus Kelas VII Evolusi Latihan Soal Virus Antlia Aquuila Auriga Kimia Mikrobiologi Anatomi Tumbuhan Cara Download Kelas XI Puisi SMA Sistem Reproduksi Manusia Taksonomi Tumbuhan Tingkat Tinggi X IPA 3 X IPA 6

Download

Blog Archive

  • ▼  2020 (1)
    • ▼  Juli (1)
      • Apakah virus termasuk makhluk hidup?
  • ►  2018 (8)
    • ►  April (8)
  • ►  2017 (5)
    • ►  Mei (3)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
  • ►  2016 (1)
    • ►  April (1)
  • ►  2015 (3)
    • ►  November (1)
    • ►  Agustus (2)
  • ►  2014 (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Maret (1)
  • ►  2013 (3)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2012 (12)
    • ►  Mei (3)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (7)
  • ►  2011 (25)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juli (7)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (7)
    • ►  Februari (3)
  • ►  2010 (5)
    • ►  November (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2009 (9)
    • ►  Desember (6)
    • ►  November (3)

Teman-Teman

Categories

Anatomi Tumbuhan (1) Antlia (2) Aquuila (2) Auriga (2) Biologi Umum (5) Cara Download (1) Delphinus (4) Download (5) Equuleus (4) Eridanus (4) Evolusi (3) Genetika (5) Kelas VII (4) Kelas VIII (6) Kelas XI (1) Kimia (2) Latihan Soal (3) Mikrobiologi (2) Panduan Praktikum (15) Puisi (1) Sel (6) Sistem Reproduksi Manusia (1) SMA (1) SMP (15) Software (7) Taksonomi Tumbuhan Tingkat Tinggi (1) Virus (3) X IPA 3 (1) X IPA 6 (1)
free counters
    Copyright © 2015 Belajar euy

    Created By ThemeXpose