Reseptor Rasa

Jumat, 24 Juni 20110 komentar

Kelas/Semester          : VIII SMP, Semester I
Standar Kompetensi  :  Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia
Kompetensi Dasar     :  Mendeskripsikan sistem pencernaan pada manusia dan dan hubungannya dengan kesehatan
Tujuan Praktikum
Mengetahui daerah yang lebih peka terhadap rasa tertentu pada lidah
Dasar Teori
           Panca indera adalah organ akhir yang dikhususkan untuk menerima jenis rangsangan tertentu. Serabut saraf yang melayaninya merupakan alat perantara yang membawa kesan rasa dari organ indera menuju otak, dimana perasaan itu ditafsirkan. Beberapa kesan rasa timbul dari luar, seperti sentuhan, pengecapan, penglihatan dan penciuman juga pendengaran.
Dalam segala hal serabut saraf-saraf sensorik dilengkapi dengan ujung akhir, khusus yang berfungsi untuk mengumpulkan rangsangan perasaan yang khas itu dimana setiap organ berhubungan. Nampaknya seolah-olah kita mengecap dengan ujung syaraf pada lidah, mendengar dengan saraf dalam telinga dan seterusnya, tetapi sesungguhnya otaklah yang menilai semua perasaan itu.
Pada hakikatnya indera pengecap mempunyai hubungan yang sangat erat dengan indera khusus pengecap. Lidah sebagian besar terdiri dari dua kelompok otot. Otot intrisik lidah melakukan semua gerakan khusus sementara otot ekstrisik mengaitkan lidah pada bagian-bagian sekitarnya serta melaksanakan gerakan-gerakan kasar yang sangat penting pada saat mengunyah dan menelan pada langit-langit dan gigi dan akhirnya mendorong ke faring.
Lidah terletak pada dasar mulut sementara pembuluh darah dan urat syaraf masuk dan keluar pada akarnya. Ujung serta pinggiran lidah bersentuhan dengan gigi-gigi bawah. Sementara dorsum merupakan permukaan melengkung pada bagian atas lidah. Bila lidah digulungkan ke belakang, maka tampaklah permukaan bawahnya yang disebut frenulum linguale, sebuah struktur ligament halus yang mengaitkan bagian posterior lidah pada dasar mulut. Bagian anterior lidah bebas tidak terkait. Bila dijulurkan maka ujung lidah berbentuk bulat.
Selaput lendir membran mukosa ludah selalu lembab dan pada waktu sehat berwarna merah jambu. Permukaan atasnya seperti beludru dan ditutupi papil-papil yang terdiri atas tiga jerus.(Parce.E.G.2005)
Agar suatu zat terasakan zat tersebut harus larut dalam kelembaban mulut. Hanya bila ada dalam larutan zat itu baru dapat menstimulasikan rasa. Dapat dibedakan empat tancup rasa secara morfologis. Kebanyakan terletak di permukaan lidah walaupun beberapa ditemukan di langit-langit lunak.(Kimball.WJ.1992)
Pada lidah terdapat kemoreseptor yang merespon rasa asin, manis, asam dan pahit. Kemoreseptor ini berfungsi untuk menangkap rangsangan yang bersifat senyawa kimia yang larut dalam air.
Bagian-bagian lidah terdapat puting kemoreseptor adalah:
a. Bagian tepi depan merasakan manis
b.Bagian belakang merasakan pahit
c. Bagian samping merasakan asam
d. Bagian depan merasakan asin
Alat dan bahan          :
·         Larutan gula
·         Larutan jeruk nipis
·         Larutan paramex
·         Larutan garam (NaCl)
·         Saus sambal
·         Cotton bud  (Aplikator)
·         Peta rasa
·         Gelas plastic
Cara kerja     :
1.         Mintalah pasangan praktikum anda untuk berkumur, kemudian keringkan lidahnya
2.         Celupkan aplikator ke dalam larutan
3.         Sentuhkanlah aplikator pada daerah ujung, sepanjang sisi, tengah, dan belakang lidah pasangan anda
4.         Tuliskan tanda sesuai kekuatan rasa larutan yang dirasakan jika : (++++) Paling Terasa, (+++) Terasa, (++) Kurang Terasa, (+) Tidak Terasa.
5.         Ulangi prosedur di atas dengan menggunakan ketiga larutan lainnya satu persatu.

Hasil Pengamatan    
Penguji
Bahan
Ujung lidah
Tepi lidah depan
Tepi lidah belakang
Pangkal lidah
1.
2
Larutan gula




1.
2.
Larutan jeruk nipis




1.
2.
Larutan paramex




1.
2.
Larutan garam (NaCl)




1.
2.
Saus sambal





Ingin mengetahui dengan pembahasannya dan hasil pengamatan yang lengkap ?? silahkan klik disini
Share this article :

Poskan Komentar

 
Copyright © 2015.adi Biology For Us - All Rights Reserved