Ukuran dan Struktur Virus

Jumat, 06 Mei 20110 komentar


Mikroskop elektron menguatkan bahwa virus didalam ukuran dan stukturnya sangat banyak macamya.Ada yang sangat kecil,yaitu poliovirus,diameternya berukuran 20 nm(1/1000 nanometer dari mikrometer).Sebenarnya virus hampir sama dengan ukuran ribosom.Virus besar,seperti poxvirus,panjang 400nm dan lebar 200 nm dan kelihatannya cukup besar oleh kontras mikroskop.Ukuran dari viral genom bervariasi membuka lebar jarak dari 5,000 sampai 200,000 sepasang kaki.Simian virus 40.virus kecil mempunyai genom mencapai 5,224 pasang kaki,dan vaksin,virus besar,mempunyai 190,000 pasang kaki.Genom bakteri mempunyai jarak antara1dan 9 miliar,tergantung spesies.Genom bakteri kecil itu parasit intraselluler dan di dalam 600,000 jarak kaki.
Mikroskop elektron.difraksi X-ray,analisis biokimia,dan tekhnik imunologi menyajikan banyak informasi tentang struktur dan komposisi virus.
Beberapa  jenis morfologi virus mencakup:Virus Isohedral.Konsepsi virus didalam kapsid dari subunit protein memasukkan protomer.Di dalam kapsid Isohedral,protomer di dalam kapsomer  berubah  mengatur pentamer(lima sisi) dan hexamer(enam subunit protein).Mengikat antara kapsomer nonkovalen dan lebih lemah dari pada mengikat kapsomer dalam.Bentuk pinggir hexamer dan permukaan isohedron dan pentamer puncak.Memperlihatkan12 puncak polihedron. Mempunyai 20 struktur permukaan segitiga sama sisi.Kapsid dari virus kecil seperti poliovirus akan menjadi 32 kapsomer,dan kapsid dari virus besar(adenovirus) ajkan mengubah 252 kapsomer .Umumnya kapsid mengikuti hukum kristallografi.Pentamer dan hexamer  mungkin akan mengubah satu jenis subunit protein  atau protein di dalam pentamer mungkin berbeda di dalam hexamer.Merakit Kapsid isohedral dan mengisi asam nukleid.Virus mempunyai mekanisme spesific menanggung seluruh kesatuan genom.
Virus Helikal.Panjang,tipis,silinder mengubah dengan jelas protomer.Helical tobacco mosaic virus(TMV). Subunit protomer mengatur helical spiral dengan mencoba memasukkan genom ke tempat pusat protein.Asam nukleid dilampirkan ke dalam perakitan kapsid protomer.Virus helical memperkecil menjadi (15 sampai 20 nm)dan mungkin jadi sedikit panjang (300 sampai 400 nm) dan mungkin menjadi keras atau lentur,pada dasarnya tergantung unsure pokok protein.Helix TMV mempunyai satu jenis, merakit perubahan protomer dari 158 asam amino.Adalah 2,130 copi dari satu subunit protein di dalam lapisan partikel virus dewasa.
Mantel virus.Virus ini mempunyai stuktur membran bagian luar yang mengelilingi nukleokapsid. Membran mantel terdiri dari lapisan ganda lipid dan mungkin memiliki glikoprotein spesifik yang tertanam dalam lipid.Glikoprotein dan mantel lain dimasukkan ke dalam membrane sel inang sebelum keluar dari virus dan dibawa oleh virus saat meninggalkan sel.Glikoprotein yang terinfeksi dikodekan oleh unsure pokok genom virus yang tidak normal dari membrane sel inang.Pada umumnya yang bertanggung jawab untuk infeksi,selama mereka melawan tempat dasar di dalam sel inang. 
Virus komplek.Mempunyai kapsid simetris,tetapi bagian bentuk virus disintesis secara terpisah (kepala,ekor,kapsomer).Virus Eschericia coli  adalah virus komplek.Virus ini terdiri dari sebuah polyhedral kepala,ekor,kumis,ekor serat dan bagiab virus lainnya.Hal lain akan dibahas  secara rinci dalam bab ini.
Viral Propogasi
Empat tahap viral reproduksi yang berbeda (1) lampiran, (2) penetrasi, (3) reproduksi genom, dan (4) perakitan . Adalah sebagai berikut:
1.Lampiran atau adsorpsi.Adalah tempat spesifik (virus reseptors) dalam permukaan bakteri dimana untuk melawan virion.
2.Penetrasi atau injeksi. Asam nukleid dari virion yang menguntungkan sitoplasma dalam sel inang. Bakteri dan virus tumbuhan memulai infeksi memasuki sel, sel hewan menuju membrane sel.Mempengaruhi struktur virus.
3.Ekpresi gen dan replikasi.Pertama adalah ekpresi dan duplikasi viral genom, mengarah pada produk gen yang mengontrol replikasi dari viral asam nukleid dan sintesis kapsomer.
4.Perakitan dan pelepasan.Membungkus asam nukleid viral didalam kapsid,dan melepaskan virus dewasa.Virus membutuhkan sel inang untuk replikasi,ATP,ribosom, dan mencetak kembali persedian oleh sel inang.Enzim juga terlibat didalam  replikasi virus oleh sel inang dengan atau tanpa perubahan.Umumnya enzim litik menyebabkan terputusnya sel inang.
          Sebuah virus menyelubungi membran lipid dan ketika keluar memperoleh mantel melalui membran sel atau membran nukleus sel inang.
Fase-fase ini, masuknya  genom virus umumnya merupakan  hasil dalam penghentian normal fungsi  sel inang dan replikasi asam nukleat virus.  Kemudian dalam proses menggabungkan kapsid dan protein lain yang disintesis, merupakan bagian dari partikel virus yang matang/dewasa.

Share this article :

Poskan Komentar

 
Copyright © 2014. Biology For Us - All Rights Reserved