Pencetus Teori Evolusi

Sabtu, 19 Desember 20091komentar

1. J.B. Lamarck
Jean Baptiste Lamarck (1744-1829) seorang ahli Biologi Perancis, mengemukakan hubungan fosil dengan makhluk hidup yang ada sekarang dapat dijelaskan jika ’kehidupan mengalami evolusi’. Lamarck menjelaskan bagaimana spesies berevolusi sebagai berikut:
- Individu yang menggunakan bagian tubuh maupun tidak menggunakan bagian tubuh akan mewariskan sifat tertentu ke keturunannya. Sebagai contoh, nenek moyang jerapah mempunyai leher panjang akibat berusaha mencapai daun di pohon yang tinggi.
- Berdasarkan hal ini Lamarck menyimpulkan bahwa evolusi spesies merupakan hasil interaksi dengan lingkungan.

2. Charles Darwin
Charles Robert Darwin (1809-1882) adalah seorang peminat ilmu alam dari Inggris. Darwin lahir pada tanggal 12 Februari 1803. Pada tahun 1831, Darwin mengikuti kapal HMS Beagle untuk memetakan jalur pelayaran di Amerika Selatan. Darwin banyak mengumpulkan fosil, batuan, dan mengamati berbagai makhluk hidup yang dijumpai. Ketika Beagle merapat di Kepulauan Galapagos yang terpencil (1050 km dari daratan utama Amerika Selatan), Darwin menemukan hewan dan tanaman yang memiliki kemiripan dan juga perbedaan dari hewan dan tanaman di daratan Amerika Selatan. Selama pelayaran, Darwin membaca buku hasil karya Charles Lyell, Principles of Geology. Dari buku ini Darwin dapat memahami bahwa kekuatan alami secara bertahap mengubah permukaan bumi dan hal ini masih terjadi sampai sekarang.
           
Di awal 1840, Darwin menulis esai panjang yang menjelaskan teori evolusinya. Ia sadar bahwa teori ini akan menggemparkan masyarakat sehingga publikasi teori evolusi ditangguhkan. Sebelum Darwin mempublikasikan ide tentang evolusi secara luas, ia membaca karya ilmiah dari Alfred Robert Wallace (1823-1913) yang melakukan penelitian di Indonesia. Tulisan Wallace tersebut hamper identik dengan ide Darwin sehingga mereka memutuskan untuk menerbitkan tulisan bersama-sama pada tahun 1858. Buku Darwin, The Origin of Species by Means of Natural Selection, diterbitkan setahun setelah itu. Di dalam The origin of Species terdapat 2 hal penting:

a) Darwin mengemukakan fakta bahwa spesies yang hidup saat ini merupakan keturunan dari spesies yang ada sebelumnya (nenek moyang). Sejarah evolusi ini disebut ’descent with modification’ (pewarisan dengan modifikasi).
b) Mekanisme dalam evolusi disebut seleksi alam (natural selection)

3. August Weismann
Weismann (1834-1914) berpendapat bahwa sel-sel tubuh tidak dipengaruhi oleh lingkungan. Ia membuktikan pendapatnya dengan mengawinkan 2 tikus yang dipotong ekornya. Sampai generasi ke-21, semua anak tikus yang dilahirkan dari keturunan 2 tikus tadi berekor panjang. Weismann berkesimpulan:

1. Perubahan sel tubuh karena pengaruh lingkungan tidak akan diwariskan ke generasi berikutnya. Hal ini membuktikan bahwa teori evolusi Lamarck tidak benar.
2. Evolusi berkenaan dengan pewarisan gen-gen melalui sel
gamet.
Share this article :

+ komentar + 1 komentar

27 Januari 2015 08.43

terima kasih atas infonya,,,lengkap sekali

Poskan Komentar

 
Copyright © 2015.adi Biology For Us - All Rights Reserved